Loading...

Cara Membuat pupuk Organik dari KOHE (Kotoran Hewan)

Cara Membuat pupuk Organik dari Kotoran Hewan. Pupuk organik kotoran hewan adalah sebutan untuk pupuk kandang yang telah di matangkan secara sempurna melalui proses fermentasi sehingga aman untuk di gunakan dan tidak menyebabkan tanaman mati. Membuat pupuk organik dari kotoran hewan, hampir sama dengan membuat bhokasi. Bedanya, baha utamanya adalah kotoran hewan. baik, kotoran sapi, kotoran kambing ataupun kotoran ayam. Sebenarnya, kotoran hewan bisa langsung dijadikan pupuk tanpa perlu di olah lagi. Tetapi jika pupuk tersebut sudah dalam bentuk jadi maksudnya sudah menjadi tanah. Masalahnya, agar pupuk kandang tersebut bisa di gunakan membutuhkan waktu lama. Karena harus di uraikan dulu menjadi kompos oleh para cacing tanah. Dan untuk mempersingkat proses penguraian kotoran hewan menjadi pupuk, maka perlu di lakukan proses fermentasi dengan penambahan mikroba. Fermentator yang bisa digunakan antara lain EM-4, Super Degra, dll.

Pupuk organik dari kotoran hewan yang telah di fermentasi, telah banyak di pasaran. Tetapi harganya relatif mahal. Akan lebih ekonomis jika anda membuat pupuk organik dengan kotoran hewan sendiri. Karena proses pembuatannya sangat mudah dan biayanya lebih murah. Bersama ini, Kebun Q akan berbagi sedikit informasi bagaimana memanfaatkan kotoran hewan menjadi pupuk organik.

Cara membuat pupuk Organik dari Kotoran Hewan

KOHE atau kotoran hewan merupakan salah satu sumber pupuk alam yang dapat paling mudah di peroleh. Tidak perduli kotoran hewan apa, namun yang di sarankan adalah kotoran hewan ternak yang di beri pakan organik. Sehingga kotoran yang di hasilkan juga tidak terlalu banyak mengandung bahan kimia. Berikut ini adalah alat dan bahan serta cara membuat pupuk organik dari kotoran hewan.

1. Alat dan Bahan

Alat:

  • Cangkul
  • Gembor
  • Sekop
  • Tutup plastik

Bahan:

  • Kotoran Hewan
  • Fermentator
  • Air
  • Dedak/sekam (klu ada)

Keterangan: saya tidak menggunakan dedak atau sekam karena susah di gunakan.

2. Cara membuat pupuk organik

  • Bersihkan tanah yang akan di gunakan sebagai tempat fermentasi. Lokasi yang akan di jadikan tempat fermentasi sebaiknya tidak memiliki atap, ternaungi dan tidak terkena sinar matahri atau hujan secara langsung.
  • Tumpahkan 3 karung kotoran hewan (kohe kambing)
  • tambahkan 1/2 karung sekam, lalu aduk hingga rata
  • Siapkan ember yang berisi air 10 liter air lalau tambahkan 20 cc Em-4 atau Super Degra (dosis: 2 cc/liter)
  • Aduk larutan EM-4 / Super Degra hingga tercampur rata lalu tuang kedalam gembor
  • Siramkan campuran kotoran hewan dan sekam dengan larutan EM-4/Super Degra sedikit demi sedikit hingga tercampur rata dan kotoran hewan menjadi basah.
  • Jika air laruta tidak cukup, tambahkan air biasa.
  • Penyiraman di rasa cukup jika campuran kohe + sekam terlihat mamel atau kalau di kepal tidak keluar air dan kalau kepalan di lepas tidak hancur
  • Kumpulkan campuran kotoran hewan dan sekam hingga membentuk gundukan, lalu tutup dengan plastik dengan rapat.
  • Tunggu hingga 4-5 hari sebelum campuran kotoran hewan benar-benar menjadi pupuk organik. Selama proses fermentasi amati suhu campuran. Jika terlalu panas, buka tutup plastik tapi jangan di aduk. Setelah suhu agak turun, tutup lagi.
  • Pupuk organik telah jadi setelah tektur kotoran hewan yang semula mengumpal menjadi gembur seperti tanah.campuran media tanam untuk mendapatkan hasil
Bagikan :
loading...