Hai !!! Selamat datang di KebunQ.com. Situs Blogger Petani

Teknik dan Cara Okulasi pada Tanaman Mangga yang Baik dan Benar.

Teknik dan Cara Okulasi pada Tanaman Mangga yang Baik dan Benar. Pernahkan Anda melihat begitu ingin punya mangga seperti tanaman mangga tetangga yang berbuat lebat sepanjang tahun dan manis rasanya? Kalau anda minta buahnya, trus bijinya di tanam, maka buah yang di hasilkan belum tentu sama rasanya dengan buah yang anda makan. Tapi jangan menyerah dulu, ada beberapa cara yang bisa di lakukan untuk mendapatkan tanaman yang sama persis dengan induknya. Yaitu dengan cara mencangkok dan okulasi.  Namun dalam artikel ini, saya tidak ingin membahas tentang cara mencangkok mangga, karena itu akan di bahas di artikel yang lain. Kali ini, saya ingin berbagi tentang teknik dan cara okulasi mangga yang baik dan benar. 

Sebelumnya, mari kita lihat apa itu okulasi. Okulasi di definisikan sebagai penempelan mata tunas suatu tumbuhan ke kulit tumbuhan lain untuk mendapatkan varietas tumbuhan yang lebih baik. Prinsip dasar Okulasi adalah mengabungkan 2 varietas tumbuhan yang memiliki keunggulan, dalam iniadalah tanaman  mangga. Dalam proses okulasi ada 2 bagian tumbuhan yang di perlukan, yaitu mata tunas (Entris) dan batang pokok. Mata tunas atau entris akan kita ambil dari pohon mangga milik tetangga yang buahnya selalu lebat dan rasanya sangat manis. Sementara batang bawah, saya dapatkan dari menyemai biji mangga yang bersangkutan.

Sebelum melakukan Okulasi, mari kita siapkan alat dan bahan yang di gunakan, diantaranya:
  • Pisau stek atau cutter yang tajam dan steril
  • Tali plastik / rafia / grafting tape
  • Plastik stek jika yang di lakukan jenis okulasi sambung pucuk
  • Tunas Pucuk dari cabang pohon mangga
  • Batang pokok / batang bawah



Cara Okulasi:
  1. Siapkan tunas pucuk dari pohon mangga yang diinginkan. Buang semua daunnya, lalu sayat bagian samping dari atas kebawah.
  2. Siapkan tanaman yang akan di gunakan sebagai batang bawah. Potong pucuknya, lalu belah bagian pinggir kayunya. Buat cekungan di bagian bawah sebagai tempat menjepit tunas pucuk.
  3. Letakan entris di batang bawah yang telah di belah. Pastikan posisi kulit dengan kulit bertemu. Jepit bagian bawah tunas di cekungan yang tadi di buat.
  4. Belit dengan tali plastik agar mata tunas menyatu dengan batang bawah. Pastikan membelitnya rapat, hingga jika ada percikan air tidak masuk dan menyentuh bagian sayatan.
  5. Setelah luka okulasi terbelit rapat, ambil plastik es, dan tutupkan keatas tunas hingga menutupi belitan okulasi.
  6. Biarkan selama 3 minggu atau 21 hari. Selama masa itu, selalu perhatikan batang bawa, jika ada tunas yang muncul dari batang, buang dan bersihkan. Jika tunas liar di biarkan akan menganggu pertumbuhan tunas yang di harapkan.
Prinsipnya adalah seperti gambar ini:



Ada banyak cara okulasi yang bisa di lakukan. Hanya saja menurut saya yang paling mudah, baik dan benar adalah seperti di atas. Karena semuanya di lakukan begitu terstruktur dan efisien serta sangat mudah. Jika penasaran, Anda bisa mencobanya di rumah. Tak harus pohon mangga, bisa pohon apa saja. Selamat mencoba...!
Loading...
Loading...